BERITA

” PUSKESMAS CISADEA LAKUKAN FOGGING SEBAGAI UPAYA LANJUTAN KASUS DBD “

” PUSKESMAS CISADEA LAKUKAN FOGGING SEBAGAI UPAYA LANJUTAN KASUS DBD ”

Selasa,28 Mei 2019

Fogging nyatanya bukan upaya utama mencegah penyakit Demam Berdarah (DBD) . Bahkan,fogging bisa membawa dampak berbahaya .

Perlu kita ketahui bahwa fogging hanya dapat dilakukan apabila terdapat kasus DBD di Lingkungan kita.

Fogging atau pengasapan dilakukan dengan cara membunuh nyamuk menggunakan zat kimiawi.Tapi tanpa di sadari,penyakit DBD masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di masyarakat Indonesia tak terkecuali di Wilayah Kerja Puskesmas Cisadea Kota Malang ,dimana kelurahannya menjadi penyumbang terbanyak kasus DBD se Kota Malang saat ini .

Maka dari itu,Puskesmasbisa dikatakan mengalami KLB DBD karena tombulnya kasus DBD yang semakin bertambah dan dari kasus ini beberapa orang sampai kehilangan nyawanya.

Paparan zat kimia yang dilepaskan saat fogging dapat membawa dampak negatif bagi manusia,seperti gangguan pencernaan,pernapasan,dan sistem kekebalan tubuh,muntah- muntah,sakit perut bahkan sampai diare.

Oleh karena itu,sebaiknya fogging hanya di jadikan upaya lanjutan saja.Tetap masyarakat harus menerapkan 3M PLUS sebagai upaya pencegahan.

Dengan Lingkungan Kita Sehat, Nyamuk Aides Aigepty mana mau singgah !!

INGAT ,3M PLUS !!!

About author

Articles

Organisasi Pemerintah bidang Kesehatan ? : Kami Siap Melayani Anda Dengan Ramah dan Nyaman ? : Jl. Cisadea No.19, Kelurahan Purwantoro ? : (0341) 489540

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *